Apakah Anda Memenuhi Syarat Penerima BLT BBM? Ajukan Diri Anda Segera!

PORTALINDONESIA.COM –¬†Keluarga Penerima Manfaat Program Sembako / BPNT dan Program PKH Kemensos adalah yang menjadi sasaran untuk target penyaluran BLT BBM.

Pemerintah Indonesia menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) usai harga bahan bakar minyak (BBM) melonjak. BLT BBM diberikan selama dua tahap dengan besaran masing-masing Rp 300 ribu setiap pembagiannya. Penyaluran BLT BBM tahap 1 sudah selesai disalurkan mulai dari bulan September, dan akan berlanjut pada November 2022.

Untuk bisa mendapat bantuan ini, warga harus memenuhi syarat yang sudah ditetapkan pemerintah. Aturan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No.10 tahun 2022 soal Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji/Upah bagi Pekerja/Buruh.

Berikut syarat penerima BLT BBM Rp600 ribu:

Bukan aparatur sipil negara (ASN), TNI atau Polri
Terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM)
Terdaftar sebagai KPM di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial.
Peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan hingga Juli 2022
Warga atau pekerja berpenghasilan di bawah Rp 3,5 juta mencakup gaji pokok dan tunjangan tetap.

Jika nama Anda telah memenuhi syarat namun nama Anda tidak muncul, maka dapat mengajukan sendiri untuk menerima BLT BBM melalui fitur dalam aplikasi Cek Bansos. Selain dapat mengajukan diri, Anda juga bisa mendaftarkan orang lain untuk menerima bansos, atau bahkan melaporkan orang lain yang tidak berhak menerima bansos.

Meski begitu, tidak semua pekerja yang bergaji sebesar itu bisa mendapatkan BSU. Pekerja yang dikecualikan adalah mereka yang telah menerima PKH (Program Keluarga Harapan), BPUM (Bantuan Produktif Usaha Mikro), Kartu Prakerja, ASN dan anggota TNI-Polri.

Oleh karena itu, setelah mengurangi para pekerja yang tidak masuk persyaratan penerima BSU tersebut, jumlah penerima BSU menjadi hanya 14.639.675 orang.

Adapun cara mendaftar untuk bisa mendapat BLT, sebagai berikut:

1. Kunjungi situs bsu.kemnaker.go.id
2. Daftar akun
3. Apabila belum punya akun, maka calon penerima harus melakukan pendaftaran.
Lengkapi pendaftaran akun, lalu aktivasi menggunakan kode OTP yang dikirim ke nomor HP calon penerima.
4. Setelah log in, calon penerima BLT harus melengkapi profil di akun tersebut.
5. Lengkapi profil biodata diri berupa foto, tentang Anda, status pernikahan, dan tipe lokasi.
6. Cek pemberitahuan.

Jika sudah terdaftar, calon penerima bisa mengecek melalui HP apakah dinyatakan menerima BLT BBM atau tidak:

1. Membuka situs resmi layanan cek bantuan sosial (bansos) di Kementerian Sosial melalui HP.
2. Buka situs cekbansos.kemensos.go.id.
3. Masukkan data yang diminta seperti wilayah penerima berupa provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa sesuai KTP
4. Masukkan nama sesuai KTP
5. Mengisi kode captcha untuk melakukan verifikasi, lalu klik ‘Cari Data.’
6. Lalu akan muncul informasi apakah terdaftar sebagai penerima BLT BBM Rp600 ribu atau tidak.

Sebelumnya, pemerintah menaikkan harga BBM pada 3 September lalu. Harga pertalite yang mulanya Rp7.650 menjadi Rp10 ribu per liter, solar bersubsidi dari Rp5.150 menjadi Rp6.800 per liter. Sementara itu, Pertamax dari Rp12.500 menjadi Rp14.500.

Leave a Comment

Bisa Bantu Share Ke Family Yang Lain?